Memiliki Wajah Kurang Menarik??? Mari Selami Kisah Sahabat Julaibib ra
Julaibib
adalah seorang sahabat nabi Muhammad saw, sahabat ini termasuk sahabat yang
disenangi oleh Rasulullah saw. Julaibib dilahirkan dengan memiliki wajah yang
kurang menarik, ia disifati sebagai sahabat yang berpostur pendek, berkulit
hitam serta tidak seperti halnya mayoritas orang-orang arab. Sebab sahabat
Julaibib sendiri secara nasab, bukan dari nasab yang terpandang dan disegani.
Tampilan fisik
dan keseharian yang kurang terurus menjadi alasan sulitnya orang lain
berdekat-dekatan dengan Julaibib. Wajahnya terkesan sangar, pendek, bungkuk,
hitam dan fakir. Kainnya usang, pakaiannya lusuh, kakinya pecah-pecah tidak
beralas. Tidak ada rumah untuk berteduh dan tidur hanya berbantalkan tangan,
berkasur pasir dan kerikil. Abu Barzah, pemimpin bani Aslam, sampai-sampai
berkata tentang Julaibib, “Jangan pernah biarkan Julaibib masuk diantara
kalian! Demi Allah jika dia berani begitu, aku akan melakukan hal yang
mengerikan padanya! Demikianlah keadaan Julaibib.
Semenjak
Julaibib memeluk Islam ia menjadi sosok yang sangat cinta kepada Nabi, rasa
cintanya yang begitu besar ditunjukan dalam sikap dan perbuatannya, ia selalu
berada di majelis ilmu Rasulullah, mengambil hikmah dan pelajaran serta
petunjuknya, ia juga meneladani akhlak Rasulullah untuk bekal dunia dan
akhirat. Dari besarnya rasa cintanya kepada Rasulullah saw ia tidak pernah
terlambat dalam melaksanakan perintah Rasulullah saw.
Sahabat Anas
bin Malik menuturkan, “Ada seorang sahabat Rasulullah saw yang bernama Julaibib
dengan wajahnya yang kurang tampan. Rasulullah menawarkan pernikahan untuknya.
Dia berkata, “Kalau begitu aku orang yang tidak laku.”
Masuk pada
masa pernikahannya, Syaikh Mahmud Al-Mashri dalam bukunya Ash-habu Rasul
memulai kisahnya dengan menyebutkan bahwa Allah enggan menikahkan Julaibib
dengan wanita dunia, tapi Allah menghadiahinya bidadari hurul ‘ain. Itulah
Julaibib ra yang penuh dengan kisah penuh inspirasi untuk diteladani.
![]() |
| Kisah Sahabat Julaibib ra |
Syaikh ‘Athif
menuturkan tentang proses pernikahan Julaibib dengan anaknya pemuka sahabat
Anshar. Ketika nabi memandang bahwa Julaibib sudah saatnya menikah, kemudian
datanglah beliau kepada pemuka Anshar untuk melamar putrinya. Bagi masyarakat
Madinah, datangnya lamaran Nabi merupakan anugrah yang mereka tunggu-tunggu.
Alangkah bahagianya pemuka Anshar itu saat yang datang adalah Rasulullah untu
melamar putrinya, tetapi ketika dikatakan bahwa lamaran itu bukan untuk diri
Nabi melainkan untuk sahabat Julaibib, yang terjadi hanyalah penolakan dari
sahabat anshar itu.
Dilain sisi, ketika
anaknya pemuka anshar itu mengetahui bahwa yang melamarkannya adalah Rasulullah
saw walupun untuk Julaibib yang ditolah oleh kedua orang tuanya. Wanita itu
dengan kemantapannya menerima sahabat Julaibib untuk menjadi suaminya, sebab
yang menjadi tolak ukur wanita tadi bukan ketampanan wajah dan penampilannya,
melainkan ketaqwaan dan kasih sayang kepada Allah dan Rasulullah saw. Lalu menikahlah
Julaibib dengan wanita pemuka Anshar tadi.
Nabi Muhammad
saw menikahkan keduanya serta mendoakannya,
اللهم صب عليهما الخير صبا ولا تجعل عيشهما كدا كدا
Artinya : “Ya Allah! Limpahkanlah kepada keduanya
kebaikan, dan jangan jadikan kehidupak mereka susah.”
Tidak lama setelah pernikahannya, Julaibib ikut dalam
peperangan bersama Rasulullah saw. setelah peperangan selesai dan manusia
saling mencari satu sama lain. Nabi Muhammad saw bertanya pada para sahabat, “Apakah
kalian kehilangan seseorang?”. Mereka menjawab, “kami kehilangan fulan dan
fulan , , ,” Rasulullah mengulang pertanyaan itu berkali-kali. Kemudian beliau
bersabda, “Akan tetapi saya kehilangan Julaibib”.
Para sahabat pun mencari dan memeriksa diantara
orang-orang yang terbunuh. Tetapi mereka tidak menemukannya diarean
pertempuran. Terakhir, mereka menemukannya disebuah tempat yang tidak jauh, di
sisi tujuh orang dari orang-orang musyrik. Dia membunuh mereka, kemudian mereka
membunuhnya.
Begitulah kisah inspirasi dari sahabat Julaibib yang
penuh inspirasi khususnya bagi manusia yang kurang memiliki paras menarik
dikalangan manusia. Tapi yakinlah bahwa itu adalah keadaan terbaik yang telah
Allah swt tetapkan untuk setiap masing-masing ciptaan Allah.


Posting Komentar untuk "Memiliki Wajah Kurang Menarik??? Mari Selami Kisah Sahabat Julaibib ra"